Cara mengecat besi tanpa thinner bukanlah hal yang sulit. Anda bisa mengganti thinner dengan air asalkan menggunakan cat besi water based yang tepat.
Cara ini terasa lebih hemat karena Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli thinner. Terlebih di tengah kenaikan harga minyak dunia, harga thinner juga ikut terdorong naik dan membuat biaya finishing menjadi lebih besar.
Bukan hanya soal biaya, mengecat besi tanpa thinner juga terasa lebih nyaman. Anda tidak perlu mencium aroma menyengat yang sering membuat pusing, risiko iritasi saat terkena kulit, hingga bahaya bahan yang mudah terbakar.
Lalu bagaimana cara mengecat besi tanpa thinner yang hasilnya tetap rapi dan tahan lama? Berikut tahapan yang bisa Anda ikuti.
Cara Mengecat Besi Tanpa Thinner yang Praktis
Pada prinsipnya, cara mengecat besi tanpa thinner tidak jauh berbeda dengan pengecatan besi pada umumnya. Yang membedakan ada pada jenis cat dan bahan pelarut yang digunakan.
Jika biasanya cat solvent dicampur thinner, maka kali ini Anda hanya perlu memakai air sebagai pelarut. Supaya hasilnya tetap bagus, ada beberapa tahapan yang perlu diperhatikan mulai dari persiapan alat, pembersihan permukaan, pencampuran cat, aplikasi, hingga pengeringan.
1. Menyiapkan Alat dan Bahan
Tahap pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan seluruh alat dan bahan. Mempersiapkan peralatan dan bahan akan membuat pekerjaan lebih terarah serta menghindari kepanikan.
Beberapa alat dan bahan yang sebaiknya disiapkan antara lain:
Cat besi water based

Pilih cat besi water based yang punya kemampuan melindungi dari karat, paparan air dan cuaca.Daya tutup cat juga perlu diperhatikan agar penggunaan lebih hemat dan hasilnya tampak rapi.
Untuk kebutuhan tersebut, Anda dapat memilih Orchid Enamel Paint. Cat ini merupakan cat besi water based multifungsi yang memiliki daya tutup tinggi serta sudah dilengkapi perlindungan antikarat. Selain itu, Orchid Enamel Paint juga tersedia dalam berbagai pilihan warna yang menarik.
Baca juga : Cat Besi Hemat Tanpa Thinner Saat Harga Solvent Naik
Ampelas
Siapkan kertas ampelas dari grit kasar hingga halus sesuai kebutuhan. Jika tersedia, Anda juga bisa menggunakan orbital sander agar pengampelasan lebih cepat.
Ampelas berfungsi untuk membersihkan permukaan besi dari karat, kotoran, serta sisa cat lama yang masih menempel. Pada permukaan yang cenderung licin seperti galvanis atau aluminium, pengampelasan juga penting untuk membantu cat menempel lebih baik.
Sikat kawat
Sikat kawat umumnya terbuat dari bahan tembaga. Biasanya, sikat kawat dibutuhkan ketika ada karat atau kotoran yang sulit dibersihkan hanya dengan ampelas. Sikat kawat membantu membersihkan bagian yang berkerak.
Kuas atau spray gun
Alat aplikasi dapat dipilih sesuai kebutuhan dan ketersediaan. Anda bisa menggunakan kuas nilon, kuas spons, maupun spray gun. Namun, kuas spons sebaiknya hanya digunakan untuk cat water based.
Jika memilih kuas nilon, perhatikan kualitas bulunya. Pilih kuas dengan bulu yang rapi dan tidak mudah rontok agar hasil sapuan lebih halus dan bekas kuas atau brush mark bisa diminimalkan.
Wadah cat
Pencampuran cat sebaiknya dilakukan dalam wadah terpisah, bukan langsung di dalam kaleng cat. Sediakan wadah cat dengan ukuran yang sesuai agar alat aplikasi seperti kuas dapat digunakan dengan lebih mudah.
Air bersih
Karena yang digunakan adalah cat water based, maka air bersih berfungsi sebagai pelarut. Air dapat diperoleh secara gratis tanpa perlu menambah biaya seperti thinner. Sebisa mungkin gunakan air yang bersih agar tidak ada kotoran yang mencemari campuran cat.
Kertas koran atau pelindung
Siapkan koran atau alas pelindung untuk menutup area sekitar yang tidak ingin terkena cipratan cat, seperti lantai, dinding, atau bagian lain di sekitar objek besi.
2. Membersihkan Permukaan Besi
Setelah alat dan bahan siap, langkah berikutnya adalah membersihkan permukaan besi. Pembersihan media besi meliputi pengampelasan permukaan, penghilangan karat, dan pembersihan sisa lapisan cat lama.
Pembersihan karat
Karat harus dibersihkan sampai benar-benar hilang. Anda bisa menggunakan sikat kawat, scrape, atau ampelas dengan grit yang sesuai, misalnya dimulai dari grit 100.
Jangan langsung menimpa karat dengan cat baru. Mengecat di atas besi yang masih berkarat hanya akan sia-sia karena karat bisa kembali muncul dalam waktu singkat.
Pembersihan sisa cat lama
Selain karat, sisa cat lama yang masih menempel juga perlu dibersihkan. Lapisan cat lama dapat membuat hasil pengecatan menjadi kurang rapi.
Untuk mempercepat proses pengampelasan, Anda bisa menggunakan orbital sander. Namun, alat ini biasanya cukup sulit digunakan pada struktur jeruji besi.
Setelah seluruh permukaan besi, karat, dan sisa cat lama diampelas merata, bersihkan sisa ampelas dan debu menggunakan kain kering.
3. Mencampurkan Cat dengan Air
Gunakan wadah terpisah untuk pencampuran cat dengan pelarut. Tuangkan cat secukupnya ke dalam wadah, lalu tambahkan air dengan perbandingan 4 bagian cat dan 1 bagian air. Setelah itu aduk hingga benar-benar homogen.
Pengadukan tidak cukup dilakukan sekali di awal. Saat proses pengecatan berlangsung, aduk kembali sesekali agar tidak terjadi endapan
4. Mengaplikasikan Cat ke Permukaan Besi
Setelah cat siap, Anda bisa mulai melakukan aplikasi. Teknik aplikasi dapat disesuaikan dengan alat yang digunakan.
Jika memakai spray gun, perhatikan jarak semprot sekitar 15 sampai 25 cm dari permukaan. Lakukan gerakan yang stabil agar sebaran cat merata dan tidak menumpuk pada satu titik.
Jika memakai kuas, celupkan kuas secukupnya, lalu kurangi cat berlebih di tepi wadah sebelum mulai menyapukan cat ke permukaan besi.
Aplikasikan cat secara merata ke seluruh bagian. Bila perlu melakukan sapuan bolak-balik, lakukan dengan cepat agar bekas kuas tidak terlalu terlihat.
Untuk hasil yang lebih halus, sebaiknya gunakan kuas spons khusus cat water based karena bentuk ujungnya rata dan minim brush mark.
5. Tahap pengeringan
Pastikan seluruh permukaan besi sudah terlapisi cat, terutama pada bagian sambungan dan sudut. Bagian-bagian tersebut merupakan titik yang rawan menjadi awal munculnya karat.
Jika aplikasi cat sudah merata, diamkan hingga lapisan cat mengering. Ulangi aplikasi sampai permukaan tertutup dengan baik dan diperoleh kepekatan warna yang sesuai. Setelah itu, tunggu hingga cat benar-benar kering sebelum besi digunakan kembali.
Pilih Cat Besi Tanpa Thinner yang Praktis, Hemat, dan Berkualitas
Hasil pengecatan yang optimal tercipta dari tahapan dan pemilihan produk cat yang tepat. Orchid Enamel Paint bukan sekadar cat water based biasa.
Cat ini juga dapat digunakan pada berbagai media seperti besi, galvanis, aluminium, GRC, kayu, dan lainnya. Selain multifungsi, Orchid Enamel Paint juga anti karat, warna tahan lama, tahan cuaca serta aman.
Dengan memakai Orchid Enamel Paint, Anda tidak perlu lagi menggunakan cat dasar atau primer, serta tidak perlu top coat. Cukup siapkan satu bahan cat dan air bersih untuk proses aplikasinya.
Untuk Anda yang tertarik memesan Orchid Enamel Paint atau ingin menanyakan informasi lebih lanjut seputar produk, silakan klik banner di bawah ini.