Orchid Enamel Paint

7 Cara Menghilangkan Bau Cat Minyak dengan Cepat dan Mudah

Berada di dalam ruangan dengan bau cat minyak yang tajam bisa membuat dada terasa sesak, pusing, bahkan mual. Jika dibiarkan terlalu lama, paparan uap cat dapat berdampak pada kesehatan. Karena itu, cara menghilangkan bau cat minyak perlu dilakukan secepat mungkin dan dengan metode yang tepat.

Tidak semua cat kayu atau besi berbau menyengat. Aroma tajam biasanya berasal dari cat solvent based atau cat minyak yang membutuhkan pengencer seperti thinner. Seperti yang sudah banyak orang alami, bau thinner memang agresif dan sulit hilang.

Supaya udara kembali segar dan nyaman, berikut tujuh cara menghilangkan bau cat minyak yang bisa langsung Anda praktikkan.

1. Buka Jendela dan Pintu

ventilasi jendela

Ventilasi adalah solusi paling sederhana sekaligus paling efektif.

Buka semua jendela dan pintu agar terjadi pertukaran udara. Udara segar dari luar akan mendorong uap solvent keluar ruangan. Semakin lancar aliran udara, semakin cepat bau berkurang.

Ruangan tertutup hanya membuat bau cat terperangkap lebih lama.

2. Nyalakan Kipas Angin

Gunakan kipas angin untuk mempercepat sirkulasi.

Arahkan kipas ke jendela agar udara di dalam terdorong keluar, bukan sekadar berputar di dalam ruangan. Ventilasi yang lancar ditambah dengan penggunaan kipas angin akan membuat bau cat cepat hilang.

3. Menggunakan Arang

Arang aktif dikenal sebagai penyerap bau alami.

Letakkan beberapa wadah berisi arang di sudut ruangan. Diamkan 24 sampai 48 jam. Arang akan menyerap partikel bau dan membantu menurunkan konsentrasi VOC di udara.

Metode ini sederhana, murah, dan tidak menambah aroma baru yang justru membuat ruangan terasa aneh.

4. Bubuk Kopi

Bubuk kopi kering bisa membantu menyamarkan sekaligus menyerap bau.

Letakkan dalam mangkuk terbuka dan sebarkan di beberapa titik. Selain menyerap bau, kopi memberikan aroma yang lebih nyaman dibanding uap cat minyak.

5. Tanaman Dalam Ruangan

Beberapa tanaman dalam ruangan membantu menyegarkan udara di dalam ruangan.

Tanaman seperti lidah mertua, peace lily, dan palem areca dapat membantu menyerap polutan tertentu di udara. Memang bukan solusi instan, tetapi cukup membantu jika ventilasi udara turut dioptimalkan.

6. Matikan AC Sementara

Menggunakan AC saat bau cat masih kuat hanya akan membuat udara tercampur dan bersirkulasi di dalam ruangan tanpa benar benar keluar.

Lebih baik matikan AC sementara dan fokus pada ventilasi alami. Setelah bau berkurang, barulah AC dapat digunakan kembali.

7. Gunakan Exhaust Fan

Exhaust fan sangat efektif karena memang tujuannya untuk membuang udara dari dalam ke luar.

Jika tersedia, nyalakan exhaust fan selama beberapa jam setelah pengecatan. Alat ini membantu mempercepat pembuangan uap solvent dan VOC dari ruangan.

Baca juga : Apa itu Thinner? Ini Fungsi, Cara Pakai, dan Risikonya

Tips agar Bau Cat Tidak Menyengat

Bau tajam berasal dari VOC (Volatile Organic Compounds) yang menguap saat cat minyak mengering. Senyawa ini bukan hanya menganggu kenyamanan melainkan juga berdampak buruk bagi kesehatan.

Gejala yang ditimbulkan dapat berupa iritasi, alergi, mual, muntah, sakit kepala, gangguan pernapasan, sesak napas, hingga mimisan. Salah satu senyawa VOC yang cukup dikenal adalah formaldehida.

Untuk mencegah bau cat pada finishing selanjutnya, lebih baik hindari penggunaan cat minyak. Pilih jenis cat water based yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Kami merekomendasikan Orchid Enamel Paint karena cat ini multi fungsi dapat untuk berbagai media logam, kayu, GRC, dan lainnya.

Orchid Enamel Paint adalah jenis cat water based yang tidak memerlukan thinner. Tidak berbau tajam serta rendah VOC.

Pemakaian praktis cukup satu bahan saja tanpa perlu cat dasar atau top coat. Perlindungan yang diberikan kuat dalam menahan karat, cuaca, dan pemakaian harian.

Untuk pemesanan Orchid Enamel Paint dan informasi lebih lanjut, silakan klik banner di bawah ini.

Exit mobile version