Orchid Enamel Paint

7 Fungsi Thinner Cat Besi, Apakah Wajib Dipakai?

Thinner biasa digunakan sebagai campuran cat besi NC atau cat alkyd. Bahan ini digunakan agar cat solvent lebih mudah diaplikasikan. Namun, masih banyak yang belum memahami fungsi thinner cat besi.

Thinner lebih dikenal sebagai bahan pengencer. Padahal, fungsinya tidak hanya itu. Thinner juga digunakan untuk membersihkan alat, mengatur kekentalan cat, sampai membantu pengeringan bahan.

Di sisi lain, thinner juga memiliki beberapa kekurangan dari sisi keamanan dan biaya. Karena itu, penting untuk mengetahui fungsinya terlebih dahulu sebelum menentukan apakah bahan ini memang wajib dipakai atau tidak.

Fungsi Thinner Cat Besi

Thinner adalah larutan yang mengandung beberapa bahan pelarut, penambah kilap dan bahan penambah volume yang juga dapat berfungsi sebagai penguap agar cat cepat kering. Berikut fungsi lengkapnya.

1. Sebagai bahan pelarut cat besi

Fungsi thinner yang paling dikenal adalah sebagai bahan pelarut cat besi. Cat solvent biasanya cukup kental sehingga tidak bisa langsung digunakan. Oleh karena itu, cat perlu dicampur thinner terlebih dahulu agar lebih mudah diaplikasikan.

Dengan tambahan thinner, cat menjadi lebih encer dan lebih mudah diaduk. Selain itu, cat juga lebih mudah diratakan pada permukaan besi maupun media lain yang sesuai.

2. Membersihkan alat aplikasi

Selain untuk campuran cat, thinner juga digunakan untuk membersihkan alat aplikasi. Sisa cat yang menempel pada kuas, spray gun, dan wadah campuran akan mengeras jika tidak segera dibersihkan.

Karena itu, thinner dipakai untuk melarutkan sisa cat yang masih menempel. Inilah alasan mengapa kebutuhan thinner sering cukup banyak. Bukan hanya untuk campuran, tetapi juga untuk mencuci alat.

3. Mengatur viskositas atau kekentalan cat

Cat besi dan bahan finishing lain memiliki kekentalan tertentu. Jika terlalu kental, bahan akan sulit diaduk dan sulit diaplikasikan. Sebaliknya, jika terlalu encer, lapisan cat bisa menetes dan rusak.

Thinner berfungsi untuk menurunkan kekentalan atau viskositas cat agar lebih sesuai dengan cara aplikasi. Jika memakai kuas, cat akan lebih mudah disapukan. Jika memakai spray gun, bahan akan lebih mudah keluar dari nozzle. Alat semprot atau spray gun itu sendiri hanya dapat digunakan dengan viskositas kekentalan tertentu.

Karena itu, pencampuran thinner harus disesuaikan. Jika terlalu sedikit, cat akan sangat kental, menghambat nozzle, serta menciptakan tekstur kasar seperti kulit jeruk. Namun jika terlalu banyak, lapisan cat bisa terlalu encer.

4. Menambah volume

Thinner juga sering digunakan untuk menambah volume campuran cat. Setelah dicampur, jumlah bahan menjadi lebih banyak sehingga terlihat lebih cukup untuk digunakan pada bidang yang lebih luas.

Namun, campurannya tetap tidak boleh berlebihan. Jika thinner terlalu banyak, daya tutup cat bisa turun dan warna menjadi kurang kuat.

5. Membantu penguapan cat

Thinner juga membantu proses penguapan pada cat solvent. Thinner ikut memengaruhi bagaimana cat mengering.

Ada thinner yang penguapannya lebih cepat dan ada yang lebih lambat. Karena itu, jenis thinner yang dipakai dapat memengaruhi waktu kering cat.

Pada cat NC, kandungan nitrocelullose akan ikut menguap bersama thinner dan menghasilkan permukaan yang memengkilap.

6. Mengatur ketebalan cat

Perbandingan campuran cat dan thinner ikut menentukan ketebalan lapisan cat. Jika thinner yang ditambahkan lebih banyak, lapisan cat biasanya menjadi lebih tipis. Sebaliknya, jika thinner lebih sedikit, lapisan cat menjadi lebih tebal.

Karena itu, pencampuran tidak bisa dilakukan sembarangan. Ketebalan lapisan perlu disesuaikan dengan kebutuhan agar daya tutup cat tetap baik.

7. Membantu menunjang tampilan cat

Fungsi thinner berikutnya adalah membantu menunjang tampilan cat saat diaplikasikan. Campuran yang sesuai akan membuat cat lebih mudah diratakan sehingga permukaan terlihat lebih rapi serta halus.

Dalam kondisi tertentu, hal ini dapat mempengaruhi daya kilap cat. Namun, kilap tetap tidak hanya ditentukan oleh thinner, tetapi juga kualitas cat dan cara aplikasinya.

Baca juga : Cat Besi Hemat Tanpa Thinner Saat Harga Solvent Naik 

Kekurangan Thinner

Meskipun memiliki banyak fungsi, penggunaan thinner tetap perlu diperhatikan. Di balik kegunaannya, thinner juga memiliki beberapa dampak negatif terhadap kesehatan, keamanan, lingkungan, serta biaya finishing. Mengapa bisa demikian? Di bawah ini adalah kekurangan dari penggunaan thinner :

1. Risiko kebakaran

Thinner adalah bahan kimia yang mudah terbakar. Selain itu, thinner juga memiliki tingkat penguapan yang tinggi. Jika digunakan di area panas atau dekat sumber api, bahan ini dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Karena itu, penggunaan thinner harus dilakukan dengan hati-hati. Penyimpanan bahan ini juga tidak boleh sembarangan, terutama jika digunakan dalam jumlah banyak.

2. Berbahaya bagi kesehatan

Thinner terdiri dari senyawa VOC atau Volatile Organic Compound seperti toluena. Senyawa ini dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan, terutama jika terhirup terus-menerus dalam ruang tertutup atau tanpa sirkulasi udara yang baik.

Paparan thinner dapat menyebabkan rasa pusing, mual, iritasi, dan membuat proses kerja menjadi tidak nyaman. Karena itu, di sejumlah negara paparan VOC juga sudah mulai diperhatikan dan dibatasi melalui regulasi lingkungan maupun keselamatan kerja.

3. Menambah pencemaran lingkungan

Selain berdampak pada kesehatan, thinner juga kurang ramah terhadap lingkungan. Uap thinner dapat mencemari udara, sedangkan sisa cairan thinner dan bekas pencucian alat tidak bisa dibuang sembarangan.

Jika terus digunakan dalam jumlah besar, thinner akan menambah limbah finishing yang perlu ditangani dengan lebih hati-hati.

4. Boros biaya

Thinner digunakan bukan hanya sebagai pengencer cat, tetapi juga untuk membersihkan alat aplikasi. Karena itu, total penggunaannya sering cukup banyak. Kebutuhan thinner dapat membuat biaya finishing membengkak.

Pengeluaran untuk thinner bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung volume thinner yang digunakan.

5. Harganya ikut dipengaruhi bahan baku minyak

Kekurangan lain dari thinner adalah harganya cukup sensitif terhadap kenaikan bahan baku petrokimia. Thinner sendiri merupakan turunan dari minyak bumi, sehingga ketika harga minyak dunia naik atau distribusi bahan baku terganggu, harga thinner juga bisa ikut melonjak.

adi, pengguna tidak hanya bergantung pada harga cat, tetapi juga pada harga thinner yang bisa berubah sewaktu-waktu.

Baca juga :

Apakah cat besi harus memakai thinner?

Jawabannya tidak. Thinner hanya dipakai pada jenis cat besi solvent based seperti alkyd atau cat NC. Jika Anda memakai cat jenis itu, thinner memang masih dibutuhkan.

Namun, saat ini ada cat besi water based yang tidak membutuhkan thinner. Cat jenis ini menggunakan air sebagai pelarut. Karena itu, proses aplikasi menjadi lebih praktis dan alat juga lebih mudah dibersihkan.

Salah satu contohnya adalah Orchid Enamel Paint. Cat besi water based ini menggunakan air sebagai pelarut pengganti thinner. Selain lebih aman, penggunaannya juga lebih hemat karena tidak perlu membeli thinner lagi.

Banyak orang mengira cat mengkilap hanya bisa didapat dengan thinner. Padahal tidak selalu begitu. Cat water based juga bisa memiliki daya kilap yang baik tanpa tambahan thinner.

Orchid Enamel Paint misalnya, tetap memiliki kilap yang bagus, cepat kering, praktis digunakan, warna tahan lama, tahan cuaca, serta anti karat. Karena itu, cat ini aman untuk indoor dan tetap kuat untuk outdoor seperti pagar.

Cat besi tidak selalu harus memakai thinner. Semua tergantung pada jenis cat yang digunakan. Jika masih memakai cat solvent, thinner memang diperlukan. Namun jika ingin lebih praktis, lebih aman, dan lebih hemat maka sebaiknya beralih memakai cat besi water based.

Jika Anda tertarik membeli Orchid Enamel Paint atau ingin menanyakan lebih lanjut seputar produk, silakan klik banner di bawah ini.

CTA Orchid

Exit mobile version